Politik
Beranda » Berita » PKB Banda Aceh Resmi Awali Silaturahmi Perdana, Azhar H. Romen: Saatnya Hadir Lebih Dekat dengan Rakyat

PKB Banda Aceh Resmi Awali Silaturahmi Perdana, Azhar H. Romen: Saatnya Hadir Lebih Dekat dengan Rakyat

Sambutan Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kota Banda Aceh, Azhar atau yang akrab disapa H. Romen (Photo: Ist)

Banda Aceh — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banda Aceh menggelar Silaturahmi Perdana dan Temu Rasa di Warkop Romen, Banda Aceh, Senin (29/6/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal konsolidasi internal usai terbentuknya kepengurusan baru, sekaligus ajang mempererat kekeluargaan antarpengurus.

Mengusung tema “Generasi Baru, Semangat Baru, Membawa Perubahan yang Nyata”, kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran pengurus DPC PKB Banda Aceh, termasuk Sekretaris Dewan Tanfidz Sulaiman dan Bendahara Dewan Tanfidz sekaligus Anggota DPRK Banda Aceh dari Fraksi PKB, M. Iqbal.

Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kota Banda Aceh, Azhar, yang akrab disapa H. Romen, menegaskan bahwa membesarkan partai tidak bisa hanya mengandalkan segelintir orang. Ia mengibaratkan perjalanan PKB seperti kapal yang hanya bisa mencapai tujuan jika seluruh awaknya bekerja sama.

“Silaturahmi ini menjadi awal untuk saling mengenal, memperkuat kebersamaan, dan menyamakan visi. Kami ingin seluruh pengurus menjadi satu keluarga besar yang siap bekerja dan hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik,” ujar Azhar.

Ia menambahkan, tema yang diusung kepengurusan baru bukan sekadar slogan, melainkan tekad untuk menghadirkan kerja nyata yang menyentuh kebutuhan warga. Setiap kader, kata dia, diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dan partai.

Sekjen DPP Partai Aceh Aiyub Abbas Diduga Dikeroyok Massa di Tengah Polemik Penunjukan Ketua DPW PA Aceh Timur

Senada dengan itu, Ketua Dewan Syura DPC PKB Kota Banda Aceh, Tgk. Ajmalul Hadi, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, keikhlasan, dan semangat pengabdian dalam membangun organisasi. Menurutnya, politik seharusnya menjadi sarana memberi manfaat bagi masyarakat, bukan ajang mengejar kepentingan pribadi atau kelompok.

“Kita ingin membangun budaya politik yang santun dan penuh nilai-nilai keislaman. Pengurus PKB harus menjadi teladan, menjaga persaudaraan, serta mengutamakan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” kata Tgk. Ajmalul Hadi.

Ia menilai konsolidasi semacam ini penting untuk menyatukan semangat pengurus hingga ke tingkat akar rumput, agar arah perjuangan partai sejalan dengan harapan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, DPC PKB Kota Banda Aceh ingin menegaskan bahwa membangun partai tidak melulu soal aktivitas politik praktis, melainkan dimulai dari tumbuhnya rasa saling percaya, komunikasi terbuka, dan ikatan kekeluargaan yang kuat sebagai modal menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.**

Reintegrasi Tanpa Realisasi: JASA Bireuen Nilai Ketua BRA Belum Berpihak kepada Korban Konflik Aceh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *