ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., bersama Ketua Panitia Piasan Pasai Milad 800 Samudera Pasai, M. Jhony, mengunjungi stan Sekretariat DPRK Aceh Utara di tengah semarak rangkaian Piasan Pasai Milad 800 Samudera Pasai, Jumat malam (11/9/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di pelataran Kantor Bupati Aceh Utara. Kehadiran Bupati yang akrab disapa Ayah Wa menjadi salah satu momen yang menarik perhatian pengunjung yang memadati kawasan kegiatan.
Didampingi M. Jhony, Bupati Aceh Utara menyempatkan diri melihat berbagai informasi yang ditampilkan di stan Sekretariat DPRK Aceh Utara. Ia juga berinteraksi dan menyapa pihak yang berada di stan dalam suasana kegiatan yang berlangsung meriah.
Stan Sekretariat DPRK Aceh Utara hadir dengan konsep yang memadukan informasi kelembagaan, edukasi publik dan unsur budaya Aceh. Berbagai ornamen bernuansa Aceh turut menghiasi stan, diselaraskan dengan semangat peringatan 800 tahun Samudera Pasai.
Pada hari yang sama, Ketua DPRK Aceh Utara Arafat, S.E., M.M., bersama sejumlah anggota DPRK Aceh Utara juga turut mengunjungi stan tersebut.
Kehadiran pimpinan dan anggota DPRK membuat interaksi di stan semakin hidup. Masyarakat yang datang tidak hanya menikmati suasana Piasan Pasai, tetapi juga mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan wakil rakyat.
Selain sebagai ruang informasi, stan Sekretariat DPRK Aceh Utara juga menyediakan photobooth bernuansa Aceh yang cukup ramai dikunjungi masyarakat. Pengunjung memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengabadikan momen bersama keluarga, sahabat maupun rombongan.
Stan DPRK Aceh Utara juga menarik perhatian kalangan mahasiswa. Sejumlah mahasiswa datang untuk melihat informasi sekaligus berdialog langsung dengan anggota DPRK.
Dalam interaksi tersebut, mahasiswa mengajukan pertanyaan mengenai kelembagaan DPRK, Alat Kelengkapan Dewan (AKD), tugas dan fungsi anggota DPRK, hingga produk hukum daerah atau qanun yang telah ditetapkan.
Dialog tersebut menjadikan stan DPRK tidak sekadar sebagai tempat pameran, tetapi juga ruang edukasi publik bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat peran dan fungsi lembaga legislatif daerah.
Berbagai informasi mengenai struktur kelembagaan, Alat Kelengkapan Dewan, tugas dan fungsi DPRK serta qanun Aceh Utara ditampilkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.
Kehadiran stan tersebut menjadi bagian dari upaya Sekretariat DPRK Aceh Utara membangun komunikasi publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Informasi kelembagaan dikemas dalam suasana yang lebih terbuka sehingga pengunjung dapat memperoleh pengetahuan mengenai DPRK sekaligus menikmati rangkaian kegiatan Piasan Pasai.
Piasan Pasai Milad 800 Samudera Pasai sendiri menjadi ruang pertemuan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga legislatif, pelaku usaha, komunitas hingga masyarakat umum.
Berbagai stan yang hadir turut memperkenalkan potensi daerah, budaya dan ekonomi kreatif Aceh Utara. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan membuat kawasan kegiatan berlangsung semarak hingga malam hari.
Peringatan 800 tahun Samudera Pasai juga menjadi momentum untuk kembali mengenalkan sejarah Samudera Pasai sebagai salah satu pusat peradaban Islam dan perdagangan penting di kawasan Asia Tenggara.
Melalui rangkaian Piasan Pasai, peringatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan sejarah, budaya serta potensi Aceh Utara kepada masyarakat secara lebih luas.
Kunjungan Bupati Aceh Utara bersama Ketua Panitia Piasan Pasai serta kehadiran Ketua dan anggota DPRK di stan Sekretariat DPRK menjadi bagian dari keterlibatan berbagai unsur dalam menyukseskan Piasan Pasai Milad 800 Samudera Pasai sebagai salah satu agenda penting Kabupaten Aceh Utara tahun 2026. (Adv)











Komentar