Lhokseumawe – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia di Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dengan menghadirkan inovasi di Poliklinik Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT). Di bawah kepemimpinan Plt Direktur Zulfitri, M.Kes, poliklinik ini kini menjadi salah satu andalan untuk menangani berbagai gangguan kesehatan THT, termasuk kasus kompleks di bidang Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala, dan Leher (THT-KL), memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Aceh Utara dan sekitarnya, pada 30 Januari 2025.
Poliklinik THT RSUD Cut Meutia didukung oleh tenaga medis berpengalaman dan fasilitas modern yang memadai, menjadikannya pilihan utama bagi pasien yang membutuhkan penanganan spesialis. Plt Direktur Zulfitri, saat ditemui di ruang kerjanya, menegaskan bahwa rumah sakit terus berupaya memberikan pelayanan berkualitas dengan jadwal dokter spesialis yang teratur. “Kami berkomitmen memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang mudah diakses, nyaman, dan berstandar tinggi,” ujarnya.
Layanan Poliklinik THT diperkuat oleh kehadiran empat dokter spesialis yang siap melayani sesuai jadwal: Dr. Indra Zachreini, Sp.THT-BKL, Subsp K (K), FISCM pada hari Senin dan Selasa; Dr. Fachrizal, Sp.THT-KL pada hari Rabu; Dr. Baluqia Iskandar Putri, Sp.THT-BKL pada hari Kamis; serta Dr. Rahmi Surayya, Sp.THT-BKL pada hari Jumat. Keberadaan dokter spesialis ini memungkinkan penanganan berbagai kondisi THT, mulai dari infeksi telinga hingga kasus kompleks seperti gangguan kepala dan leher, dengan tingkat profesionalisme yang tinggi.
Zulfitri menjelaskan bahwa Poliklinik THT tidak hanya berfokus pada pelayanan dasar, tetapi juga dirancang untuk menangani kasus-kasus yang memerlukan keahlian khusus, menjadikan RSUD Cut Meutia sebagai rujukan utama di Aceh Utara dan wilayah sekitar, termasuk Kota Lhokseumawe. “Kami memiliki tim spesialis THT yang kompeten dan fasilitas canggih untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan terbaik. Masyarakat dapat merasa yakin bahwa mereka ditangani oleh tenaga medis yang tepat,” tambahnya.
Sebagai rumah sakit plat merah kebanggaan Aceh Utara, RSUD Cut Meutia terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan fasilitas modern dan tenaga medis yang berdedikasi, poliklinik ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. “Kesehatan masyarakat adalah prioritas kami, dan kami akan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik,” tutup Zulfitri. (ADV)















Komentar