ACEH UTARA – Aura perjuangan terasa kental menyelimuti Aula Kantor DPW KPA/PA Aceh Utara di Meucat, Geudong, pada Sabtu (04/04). Sedikitnya 500 eks kombatan yang tergabung dalam Komite Peralihan Aceh (KPA) dan keluarga besar Majelis GAM Daerah III Tgk Syiek Di Paya Bakong, Wilayah Samudera Pase, menggelar silaturahmi akbar sekaligus konsolidasi organisasi.
Pertemuan strategis ini bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Sofyan Ismail (Chombet) sebagai Panglima Muda Daerah III Tgk Chik Di Paya Bakong. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum refleksi perjalanan panjang perjuangan di daerah III Tgk. Chiek di Paya Bakong wilayah Samudera Pase.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran tokoh struktural dan ideologis, di antaranya: Majelis GAM Daerah III Tgk. Chiek Di Paya Bakong, Seluruh Panglima Sagoe di bawah jajaran Daerah III, Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Daerah III sebagai representasi regenerasi perjuangan, para Pimpinan Dayah dan Tgk Imum Syiek, yang menegaskan bahwa langkah perjuangan KPA tetap tegak lurus di bawah bimbingan ulama.
Dalam pidatonya yang penuh semangat, Panglima Muda Daerah III, Sofyan Ismail (Chombet), mengingatkan kembali pentingnya menjaga marwah dan martabat organisasi melalui persatuan yang tak tergoyahkan.
“Hari ini kita berkumpul untuk memperkuat kembali simpul-simpul persaudaraan yang telah diikat oleh sejarah perjuangan. Satu tahun masa kepemimpinan ini harus kita jadikan momentum untuk mengevaluasi diri, merapatkan barisan, dan memastikan bahwa kita masih berada dalam satu komando yang solid,” tegas Sofyan (Chombet) di hadapan ratusan hadirin.
Ia juga menitipkan pesan mendalam bagi seluruh keluarga besar KPA di Daerah III untuk tetap setia pada garis perjuangan demi kepentingan rakyat Aceh.
“Harapan saya, keluarga besar KPA Daerah III Tgk Syiek Di Paya Bakong harus selalu kompak, searah, dan seayun langkah. Jika kita solid, maka segala persoalan di tengah masyarakat dapat kita kawal dengan tuntas. Jangan beri ruang bagi perpecahan, karena kekuatan utama perjuangan kita adalah kebersamaan,” tambahnya.
Silaturahmi perjuangan ini diakhiri dengan ramah tamah, meninggalkan pesan kuat bahwa struktur kepemimpinan di bawah Panglima Kombet siap menjaga perdamaian dan mengawal pembangunan Aceh Utara dengan semangat persatuan yang utuh.













Komentar