ACEH UTARA – Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, SE., MM, memberikan apresiasi tinggi atas langkah strategis Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM (Ayah Wa), yang resmi melantik 8.094 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Kamis (5/2).
Arafat Ali menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan pencapaian monumental karena menjadi jumlah pengangkatan tenaga PPPK Paruh Waktu terbanyak yang pernah tercatat di seluruh Provinsi Aceh.
Dalam pernyataannya, Arafat menyebutkan bahwa angka 8.094 bukan sekadar statistik, melainkan simbol keberpihakan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga kerja. Ia menilai Bupati “Ayah Wa” telah menunjukkan komitmen politik yang luar biasa dalam memperjuangkan nasib para honorer.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Bupati. Ini adalah perjuangan yang tidak mudah, mengawal 8.094 orang hingga mendapatkan kepastian status. Ini jumlah terbanyak se-Aceh dan patut kita apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Arafat Ali di sela-sela kegiatan pelantikan.
Ketua DPRK juga mengaitkan keberhasilan ini dengan proses demokrasi yang sehat di Aceh Utara. Menurutnya, pelantikan ini adalah jawaban langsung atas aspirasi yang selama ini disampaikan para tenaga honorer melalui serangkaian audiensi, baik kepada pihak eksekutif maupun ke gedung parlemen (DPRK).
Arafat menekankan bahwa sinergi antara tuntutan para pegawai, dukungan legislatif, dan kebijakan Bupati adalah kunci utama suksesnya program ini.
“Para tenaga honorer kita telah melalui proses panjang, berkali-kali menyampaikan aspirasi mereka kepada kami di DPRK dan kepada Bupati. Hari ini, perjuangan itu membuahkan hasil yang nyata. Aceh Utara kini menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan kepastian masa depan bagi tenaga kerja non-ASN,” pungkasnya. (Adv)















Komentar